Berita Polda Papua Barat Nasionalisme Tegak Dimanapun Jua

Kepolisian Indonesia sebagai frontliner penegak hukum dan penjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah masyarakat harus mampu membuktikan kapasitasnya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sesuai dengan aturan dimanapun juga. Beberapa titik wilayah di Indonesia memang dipahami sebagai daerah yang rawan konflik dan cenderung mudah terjadi perselisihan.

 

Wilayah Papua dan Papua Barat sudah sejak dahulu mendapat cap sebagai wilayah rawan konflik bersama dengan beberapa daerah lainnya di Indonesia. Hal ini bukan tanpa sebab. Intensitas konflik baik vertical antara masyarakat dan pemerintahan, maupun konflik horizontal antar kelompok masyarakat memang cukup tinggi di wilayah ini. Namun, hal ini bukan berarti nasionalisme tidak bisa tegak berdiri di wilayah Papua dan Papua Barat.

Kondisi ini menjadi tantangan khusus bagi oknum kepolisian, terutama Polda Papua Barat dalam menegakan nasionalisme di wilayah Papua Barat. Setiap oknum polisi harus mampu menunjukan bahwa mereka mampu untuk mengayomi masyarakat dan menegakan rasa nasionalisme dimanapun berada. Wilayah yang konflik pun harus mampu diredam dan rasa nasionalisme di tengah masyarakat harus tegak berdiri.

 

Polisi harus mampu menunjukan bahwa tak peduli dimanapun mereka berada, mereka mampu menjamin keamanan wilayah sehingga masyarakat dapat hidup dengan damai dan tenang serta meresapi rasa nasionalisme.

Hal ini telah terbukti hingga hari ini bahwa tak peduli dimanapun berada, khususnya di seluruh wilayah Papua Barat, tim kepolisian Papua Barat mampu menciptakan kondisi yang aman dan strategis. 

 

Terutama selama bulan agustus ini, dimana pada moment ini juga menjadi moment yang rentan dengan konflik dan perpecahan. Akibat adanya pihak-pihak yang menginginkan adanya perpecahan sehingga menganggangu jalanya peringatan hari Kemerdekaan Indonesia.Namun, dengan segenap tenaga dan strategi yang tepat, tim kepolisian Papua Barat mampu mencegah dan meredam semua peluang konflik dan perpecahan yang ada dengan semangat membara. Sehingga terbukti dimanapun juga sepanjang wilayah Papua Barat, masyarakat mampu merayakan upacara peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-77 dengan gegap gempita dan penuh khidmat.